Sekilas Profil Perusahaan

1. Identifikasi kekuatan bisnis
Membuat visi akan sulit jika Anda tidak mengenal sektor dan kekuatan bisnis yang dijalankan. Setelah melakukan identifikasi pembuatan tujuan akan lebih spesifik.

Salah satu upaya yang bisa dicoba untuk mengenali kekuatan bisnis adalah menanyakan beberapa pertanyaan ini,

Apakah bisnis penyedia produk atau layanan?
Mengapa pelanggan memilih produk atau layanan Anda?
Penawaran atau solusi apa yang diberikan perusahaan pada customer?
Siapa target dari bisnis ini?
Anda juga bisa menganalisis masukan dari karyawan maupun pelanggan, melakukan peninjauan pada bisnis dan karyawan untuk pengembangan, mengidentifikasi peluang luar, serta mencocokan dengan nilai perusahaan.

2. Menentukan tujuan perusahaan
Tanpa tujuan bisnis apapun akan mudah tergerus oleh perkembangan industri yang cepat dan tak menutup kemungkinan gulung tikar.

Ini karena pengusaha tidak tahu harus bergerak ke mana untuk membawa bisnisnya dari satu titik awal. Nah, cara yang bisa Anda gunakan yaitu menjawab pertanyaan di bawah ini

Mengapa perusahaan ini didirikan?
Langkah apa yang akan diambil untuk mewujudkan target atau visi perusahaan?
Bagaimana perusahaan menjalankan sesuatu yang berbeda daripada pesaing?
Apa yang dapat diberikan perusahaan sebagai solusi atas permasalahan pelanggan?
3. Visualisasikan bisnis
Memahami tujuan perusahaan ketika membuat visi dan misi dapat memberikan Anda gambaran jelas untuk bergerak maju. Perlu diingat bahwa visi atau misi harus spesifik, terukur, realistis, dan relevan.

Anda dapat memvisualisasikan posisi perusahaan 5-10 tahun mendatang serta membayangkan langkah apa yang akan digunakan untuk mewujudkan visi.

4. Visi dan misi harus jelas
Alasan visi dan misi bisa gagal adalah tidak spesifik dan cenderung ambigu. Ingat, bahwa visi misi turut ambil andil dalam pengambilan keputusan perusahaan.

Kalau tujuan, arah, dan target yang ingin dicapai sudah ambigu maka perusahaan dan karyawan akan kesulitan menentukan langkah-langkah dan menerapkan rencana demi mewujudkan visi misi.

5. Sebaiknya melibatkan elemen ini
Pernyataan visi dan misi harus bisa diingat oleh setiap orang. Oleh sebab itu, hindari membuat kalimat panjang dan bertele-tele. Gunakan bahasa sehari-hari agar mudah dipahami.

Satu tak ketinggalan, dalam menulis visi misi sebaiknya masukkan elemen seperti kejelasan, spesifik, bisa dicapai, uni, dan inspirasi.

Itulah contoh visi misi perusahaan dari berbagai industri yang bisa Anda jadikan referensi. Ingat, membuat visi dan misi memerlukan butuh proses yang tidak singkat. Cobalah terapkan cara di atas demi memudahkan proses Anda

    Visi & Misi

Visi
- Menjadi perusahaan yang bergerak di bidang finance technology terpercaya dan tangguh
- Berperan meningkatkan kualitas hidup konsumen lewat layanan keuangan digital
- Percaya pada potensi kredit setiap pelanggan dan memberikan layanan finansial murah, mudah, dan tersesuaikan.

Misi